Perombakan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II telah membetot perhatian publik selama kurang lebih satu bulan terakhir. Desakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus segera merombak kabinet dengan alasan kinerja pemerintahan yang tak kunjung membaik, ditanggapi kepala pemerintahan dengan mengganti, mencopot dan menggeser sejumlah menteri. Menteri yang bergeser tidak terlalu banyak menuai tanya. Berbeda dengan para menteri yang dicopot tanpa alasan kuat. Ada yang menerima pencopotan tanpa harus mendengar alasan, namun ada pula menteri yang sempat mempertanyakan pencopotannya, meski tidak digubris oleh Presiden. Menteri-menteri yang semula menjadi polemik di ranah publik, justru aman. Dengan tetap menjaga kesimbangan partai politik yang menopangnya saat Pilpres lalu, juga dengan menggemukkan kementerian dengan penambahan jabatan wakil menteri, Presiden akhirnya mengumumkan lalu kemudian melantik para menteri hasil kocok-ulang Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini. (PEP)